Perdebatan Peran Perempuan di Ranah Publik Berdasarkan Hadis dalam Sosial Media

  • Nurul Najmatul Ulya
Keywords: Hadits, Perempuan, Publik, Sosial Media

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pro dan kontra di sosial media terkait boleh tidaknya perempuan berperan atau aktif di ranah publik. Dengan menggunakan studi literatur, tulisan ini menelusuri data primer dari sosial media berupa Instagram, Youtube dan situs-situs kajian keislaman yang membahas tema tersebut. Dari penggalian data, didapatkan fenomena perbedaan sikap netizen terhadap hadits “perempuan adalah aurat.” Setelah dilakukan telaah otentisitas hadits dan analisa terhadap data yang didapatkan, kajian ini mendapatkan kesimpulan bahwa perbedaan sikap disebabkan oleh berbedanya cara pandang netizen ataupun masyarakat pada umumnya terhadap hadits “perempuan adalah aurat.” Golongan pro dan setuju dengan wanita lebih baik berkarir di rumah cenderung menggunakan perspektif tekstual. Sedangkan golongan kontra yang keberatan dengan hadits tersebut dan setuju agar perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk berperan aktif dalam ranah publik, menggunakan perspektif kontekstual.

References

Buku dan Jurnal
al-Asqalāni, Ibn Hajar. Fath al-Bāri Syarah Shahīh al-Bukhāri, Vol. IV,(Beirut: Dār al-Khatab al-Ilmiyah)

al-Bukhari, Muhammad bin Isma’ail Abdullah. Shahih al-Bukhari, Vol. VI, (Dār Thuq al-Najjah), 1422 H

al-Shan’āni, Imam. al-Tanwīr Syarh al-Jamī’ al-Shaghīr , Vol. x, (Riyadh: Dār al-Salām).

Asakir, Abu al-Qasim ‘Ali bin al-Hasan bin Hibatullah al-Ma’ruf ibn. Mu’jam Ibn Asakir, vol.1 (Damaskus: Dar al-Basya’ir), 2000.

Muslikhati, Siti. Feminisme dan Pemberdayaan Perempuan dalam Timbangan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press, 2004)

Reni Nuryanti dan Bachtiar Akob, Perempuan dalam Historiografi Indonesia: Eksistensi dan Dominasi (Yogyakarta: Deepublish, 2019).

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta), 2016.

Supratman, Lucy Pujasari “Penggunaan Media Sosial oleh Digital Native”, Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 15 No. 1, Juni 2018.

Zaghlul, Abu Hajr Muhammad al-Sa’id ibn Basyuni. Masu’at Atraf al Hadits al-Nabawi al-Syarif, vol. viii (Beirut: Dar al-Fikr), 1989.

Website
https://www.youtube.com/watch?v=LJwiaxD8yk4
https://www.youtube.com/watch?v=Y7lPrEaf1Zk https://www.youtube.com/watch?v=-3oR4EFXJgE
https://www.youtube.com/watch?v=-BTW_Me82Dc https://salafy.or.id/blog/2008/04/02/emansipasi-deislamisasi/
https://muslim.or.id/9164-pahala-melimpah-bagi-muslimah-yang-tinggal-di-rumah.html https://islamidia.com/inilah-kenapa-istri-sebaiknya-tidak-mengeluh-meski-pekerjaan-rumah-sangat-berat/
Published
2020-07-03
How to Cite
Ulya, N. (2020). Perdebatan Peran Perempuan di Ranah Publik Berdasarkan Hadis dalam Sosial Media. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 3(1). https://doi.org/10.37758/annawa.v3i1.200